5 Efek samping dari Mengisi Daya Smartphone Lewat Laptop

Ketika di kantor, Anda mungkin sering mengenakan smartphone melalui port USB di laptop atau komputer karena lebih praktis. Bahkan, itu salah, guys! Berikut di bawah dampak negatif:

1. Smartphone baterai lebih lama penuh

Memang, banyak produsen laptop yang menambahkan fitur ke perangkat ditambah charger USB. Fitur ini mengatakan untuk membuat pengguna lebih cepat mengisi smartphone dengan laptop. Namun, fitur ini tidak menjamin biaya dengan laptop lebih cepat dibandingkan dengan charger biasa. Karena ada beberapa laptop yang membatasi kemampuan hardware untuk pengisian melalui port USB. Terutama ketika laptop itu sendiri hanya mengandalkan daya baterai.

5 Efek Samping dari Mengisi Daya Smartphone Lewat Laptop
5 Efek Samping dari Mengisi Daya Smartphone Lewat Laptop

Jika Anda tidak tahu, USB output daya dari 5 volt, tapi saat ini dikeluarkan setiap perangkat USB yang berbeda. Secara default, charger smartphone yang menggunakan USB 0.8 Ampere saat dikeluarkan – 2 Ampere. Sedangkan pada laptop USB atau komputer hanya sekitar 0,5 Ampere. Dan begitu, daya baterai akan lebih lambat bila menggunakan laptop.

2. Smartphone akan rusak

Arus listrik yang dihasilkan oleh laptop diuji dapat digunakan untuk mengisi ulang smartphone. Harus diingat, arus listrik yang dikeluarkan melalui port USB tidak seperti charger laptop yang kuat. Mengapa? Karena daya charger smartphone telah disesuaikan dengan kapasitas baterai, dan tentu saja setiap baterai smartphone memiliki kapasitas yang berbeda. Sehingga biaya melalui smartphone laptop port USB tidak hanya membuat baterai menjadi lebih lama penuh, tetapi juga membuat baterai smartphone rusak!

3. Data dari smartphone Anda mendapat hacker dicuri

Data dapat dicuri oleh hacker smartphone saat proses pairing antara smartphone dengan laptop. Hal ini bisa terjadi karena proses pairing atau jabat tangan membuat sejumlah smartphone data rahasia, mulai nama perangkat, produsen perangkat, jenis perangkat, nomor seri, update firmware, informasi sistem operasi, daftar file, untuk chip elektronik ID smartphone dibaca oleh laptop.

4. Smartphone Anda dapat memiliki virus

Proses sinkronisasi antara smartphone dengan laptop dapat memprovokasi virus untuk menginfeksi ponsel pintar Anda. Terutama jika Anda ingin menempel setiap smartphone laptop USB.

5. Baterai laptop Anda akan rusak

Ketika Anda digunakan untuk mengisi ulang baterai smartphone, laptop ini bisa dibilang fungsinya berubah sebagai POWERBANK. Semua Anda harus menyadari, baterai laptop juga memiliki siklus hidup, seperti POWERBANK. Jika Anda sering menggunakannya sebagai alat untuk pengisian smartphone, “usia” baterai laptop akan cepat habis. Semakin sering digunakan untuk mengisi sebuah smartphone, baterai laptop Anda semakin rusak.